Peresensi : Qithfirul Aziz - Agribisnis'18

Salam sehat bagi pembaca semua. Didalam dunia yang semakin fana ini, nampaknya tetap menjaga kewarasan dan kesadaran adalah yang sangat penting. Begitu banyak racun – racun yang kian hari kian diselundupkan melalui konten “menarik”di media social. Tapi, bagaimana dengan referensi yang “menggelitik” organ dalam seperti ginjal, hati dan nurani. Jawabanya masih banyak…

Tinggal kita aja yang perlu lebih aktif mencari.

Baik, kali ini saya ingin membagikan sebuah bahan bacaan yang bisa menjadi sebuah resensi kita sebagai masyarakat sipil di Negara yang semakin fana ini.

Membaca Indonesia sambil Senyam – Senyum merupakan buku kedua karya dari Agoes Susilo JP. Buku ini menyajikan bahasan yang cukup menarik dengan bahasa yang dikemas secara satire & sarkas. Dalam bab demi babnya disajikan bagaimana memandang kehidupan birokrasi dan kelembagaan yang ada dinegeri kita yang “kaya” ini. Ya kaya akan semuanya, orang pinternya, orang seremnya, orang lucunya, orang dukunya, ehh..

Agoes Susilo berpesan di awal bahwa buku ini bukan buku serius, bukan buku yang diciptakan dengan melakukan observasi yang jauh dan mencari sumber informasi dari narasumber yang bergerak dibidangnya. Buku yang harus dibaca dengan hati yang lapang dan tenang. Namun, sebagai masyarakat sipil yang membaca buku ini pada saat saya berada didalam titik renung yang agung, decak kagum itu selalu muncul dari tiap lembar yang saya baca. Buku ini memang tidak ditulis berdasarkan data jumpa pers lembaga yang ada di setiap babnya, namun buku ini memang ditulis oleh seseorang yang sedang menempatkan dirinya sebagai masyarakat dengan wawasan dan pertanyaan kritisnya yang tajam.

Secara sengaja buku ini berniat merajam kelakuan kita selama ini, memecut kita yang terkadang menjadi pengecut, dan menendang bokong kita ketika kita menjadi pecundang. Buku ini bisa menjadi cermin diri kendati penuh saran kritik dengan wajah sinis. Namun kita harus kembali pada titik menerima, berusaha, dan menjalani kehidupan dinegara ini dengan senyum manis.

Setiap tulisan didalamnya dilator belakangi oleh kecenderungan kita yang telah “menjadi”manusia global yang lebih pandai membanding antara segala sesuatu dengan sesuatu lainya. Membandingkan jaman dahulu dengan jaman sekarang demi mementingkan keuntungan golongan.

Presiden dilihat dengan Senyam – Senyum
Buku ini melihat dari sudut pandang yang baik dan yang kurang baik dari setiap pemimpin bangsa. Bahkan Gus Dur juga tak lepas dari dari pengamatan buku ini. Gus Dur dengan prestasinya dalam Muri sebagai presiden yang paling senang berkunjung keluar negeri. Ada juga yang menarik ketika buku ini “ngrasani”Mbak Mega yang selalu berpacu pada kata bijak “diam itu emas”, saking berharganya diam sampai – sampai beliau acapkali puasa bicara dan kadang diam seribu bahasa.

Dewan Perwakilan Rakyat “Partai” dan “Ilmu Sabet”
Kalau dilihat dari pekerjaanya ini Wakil kita nampaknya sangat sibuk. Saking sibuknya beberapa dari mereka seringkali terserang virus. Yakni merasa kurang, atau memang selalu kurang ya. Ternyata menjadi dewan perwakilan rakyatnya itu mendapat anugerah “ilmu sabet”. Ilmu sabet sendiri merupakan ilmu yang dimiliki secara turun temurun, atau dianugerahkan. Yaah, miriplah sama beberapa PNS yang katanya didalamnya hanya berisikan beberapa kelompok anggota keluarga saja. Dengan “ilmu sabet” itulah maka tidak heran jika beberapa wakil rakyatnya dan pns banyak yang punya rumah dimana – mana, tanah dimana – mana, mobil dimana – mana, dan istri dimana – mana (iya, kan istrinya nggak cuma berdiam diri dirumah).

Syarat utama untuk bisa menguasai ilmu sabet, yaitu harus bermuka badak, atau kalau kata kakek saya yang asli jawa itu nyebutnya “RAI GEDHEK”.

Selain pembahasan tentang beberapa lembaga dan birokrasi yang sudah saya sebutkan tersebut, masih ada beberapa lembaga yang tidak luput dari pengamatan manis seorang Agoes Susilo JP.

Salam Sehat, dan jangan lupa tersenyum.

Judul Buku : Membaca Indonesia Sambil Senyam - Senyum
Penulis : Agoes Susilo JP
Penerbit : Bumi Cendikia
Cetakan : Pertama, 2005
Halaman : 84
Ukuran : 14 × 21 cm
ISBN : 9799957516


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama