LPM FREEDOM – Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, UKM UNISBA Blitar bersama Himaprodi mengadakan aksi penggalangan dana pada Minggu (1/11/2026). Kegiatan ini memfokuskan pada 4 titik lampu merah di Kota Blitar, diantaranya Jl. Sudanco Supriyadi, Jl. Ahmad Yani, Jl. Kenari, dan Jl. Ir. Soekarno.
Menurut salah satu panitia, Muhammad Ifan Mambaur Rozaq, lokasi tersebut dipilih karena terbilang ramai dan banyak pengendara yang berhenti saat lampu merah.
"Berdasarkan pengamatan titik tersebut banyak orang berhenti dan lebih ramai tempatnya. Jadi akan lebih efektif kalau dilakukan di lampu merah," ungkapnya saat ditemui selepas acara.
Aksi ini melibatkan beberapa UKM dan Himaprodi di antaranya Mapala, PIK-M GAMA, LPM Freedom, UKM Pencak Silat, UKM Badminton, UKMI, Himaprodi Agroteknologi dan Agribisnis.
Salah satu anggota UKM, Balqis Hawa Mutiarani, mengaku mengikuti kegiatan ini karena ingin membantu rakyat yang terdampak di Kalimantan meskipun tidak dapat datang langsung ke lokasi bencana. Ia juga merasa prihatin karena dampak kebakaran tidak hanya dirasakan manusia, tetapi juga hewan dan tumbuhan yang kehilangan tempat serta sumber kehidupannya.
"Saya merasa bahwa sebagai sesama warga negara sudah seharusnya untuk saling membantu. Terlebih melihat kondisi negara yang bisa dibilang sangat sakit ini, menjadi motivasi saya untuk turut berpatisipasi," ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap masyarakat lebih peduli terhadap berbagai persoalan yang terjadi di Indonesia dan tidak bersikap acuh tak acuh terhadap kesulitan orang lain. Ia juga mengakui bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman baru, terlebih ketika mendapat kesempatan menjadi orator ketika aksi berlangsung.
Sementara itu, Ifan turut menyampaikan harapannya bahwa kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan agar solidaritas dan hubungan antarmahasiswa, UKM, serta Himaprodi tetap terjaga.
"Saya harap dengan adanya kegiatan seperti ini dapat menjalin solidaritas teman-teman semua, entah acaranya besar atau kecil. Karena yang terpenting adalah ikatan antara UKM dan Himaprodi tersebut," tegasnya.
Dari kegiatan tersebut, donasi sementara yang berhasil terkumpul sebesar Rp3.211.655. Rencananya dana tersebut akan disalurkan melalui jaringan UKM Mapala yang berada di Kalimantan agar dapat diteruskan kepada masyarakat terdampak. Penggalangan dana masih dibuka hingga 8 November 2026. (FN/IRH/BM)




Posting Komentar