PPMI DK Tulungagung Gelar Workshop Optimalisasi Website
foto: workshop optimalisasi website dk tulungagung

LPM FREEDOM - UNISBA | Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) Dewan Kota (DK) Tulungagung menggelar Workshop dengan tema “Optimalisasi Website” bekerja sama dengan media Kabar Trengglek (kabartrenggalek.com) pada hari Sabtu – Minggu, 22-23 Januari 2022.

Acara ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada para pengurus Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) khususnya bagi para webmaster di organisasinya masing – masing yang tergabung dalam PPMI DK Tulungagung agar lebih mampu serta mendalami tentang bagaimana cara untuk mengoptimalkan website lembaga pers mahasiswanya masing - masing.

 Adapun pemateri pada kegiatan ini adalah Trigus D. Susilo yang merupakan salah satu pengembang situs Kabar Trenggalek (kabartrenggalek.com).  Workshop ini diikuti oleh 12 peserta yang merupakan perwakilan delegasi dari masing – masing LPM yang bernaung di bawah PPMI DK Tulungagung.

Pada acara yang berlangsung di Desa Surodakan, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek ini, para peserta diberikan pengertian serta pemahaman yang lebih mendalam seputar dunia website. 

Hal – hal itu meliputi bagaimana cara mengetahui performance dari website serta bagaimana memperbaiki / meningkatkan kualitas performance dari website itu sendiri.

Para peserta juga diajari tentang pengertian Domain, meliputi jenis – jenis Domain yang telah terstandar TLD ( Top Level Domain ), cara membeli Domain, serta cara untuk menghubungkan Domain yang telah kita beli agar dapat terhubung ke website masing – masing peserta.

Berdasarkan tingkatanya domain dibagi menjadi 2, yaitu Top Level Domain  dan Sub Domain. Top Level Domain merupakan ekstensi setelah nama domain seperti .com (biasa digunakan untuk website yag bersifat komersil), .id (khusus untuk wilayah Indonesia), .org (biasa digunakan untuk sebuah organisasi). Sub Domain merupakan ekstensi dimana kita dapat menambahkan nama lain sebelum nama domain. Top Level Domain (TLD) lazim digunakan sebagai kebutuhan website yang bersifat profesional.

Tidak hanya itu, para peserta juga diberikan pemahaman tentang apa itu Hosting, jenis – jenis hosting, serta keunggulan / kekurang dari tiap – tiap jenis hosting itu sendiri.

Sebagai informasi, ada beberapa jenis hosting yang bisa digunakan oleh para pengembang website dan pastinya sudah dijelaskan pada acara tersebut:

1. Shared Hosting

Shared hosting merupakan jenis hosting yang menggunakan satu server dan satu server tersebut digunakan untuk beberapa pengguna sekaligus. Jenis hosting ini memiliki beberapa kelebihan, salah satunya harga yang dibutuhkan untuk hosting ini lumayan terjangkau, karena beban biayanya dibagi sama rata untuk masing-masing pengguna server hosting tersebut. Namun hosting jenis ini memiliki suatu kelemahan juga, yaitu ketika terdapat satu pengguna yang memiliki banyak pengunjung atau pelanggan atau traffic dari satu pelanggan tersebut padat maka akan mempengaruhi pengguna yang lain walaupun pengguna yang lain masih sepi.

2. Virtual Private Server (VPS) Hosting

VPS atau singkatan dari Virtual Private Server merupakan alternatif dari shared hosting. Dalam Virtual Private Server hampir sama seeperti shared hosting yang membuat satu server bisa dipakai oleh beberapa pengguna, namun dalam Virtual Private Server setiap pengguna di posisikan sebagai sebuah mesin sendiri dengan sumber daya sendiri pada masing-masing mesinnya. 

Menggunakan jenis hosting ini memungkinkan pangguna menampung banyak pelanggan tanpa mempengaruhi pengguna yang lain. Dan salah satu kekurangan yang paling terlihat adalah pastinya harga yang ditawarkan lebih mahal dari pada menggunakan share hosting.

3. Cloud Hosting

Cloud hosting memiliki mekanisme yang hampir sama dengan shared hosting, namun bedanya pada cloud hosting tidak hanyak menggunakan satu server namun ada beberapa server yang saling terhubung sehingga ketika salah satu server mengalami kerusakan maka server yang lain akan mengambil alih hosting tersebut. 

Kelebihan menggunakan cloud hosting adalah ketika server terjadi error tidak akan mempengaruhi situs, namun kelemahan dari server ini adalah biayan yang dibutuhkan tidak bisa diperkirakan karena pembayaran sesuai dengan yang digunakan maka ketika penggunannya banyak pembayarannya pun juga menjadi besar.

Setelah tahu bagaimana cara hosting sebuah website, langkah selanjutnya adalah membuat bagaimana website dapat dikatakan benar-benar matang. Adapun cara untuk menilainya antara lain dapat menggunakan fitur ekstensi pada web browser (lighthouse) atau dapat menggunakan GTMetrix yang bisa kita akses melalui search engine, fitur-fitur ini dapat  menampilkan nilai performa, kemampuan akses, pengalaman terbaik, dan optimalisasi mesin pencari sebuah website sehingga webmaster dapat tahu diagnosa dala memperbaiki website terseebut.

Para peserta juga dituntut untuk langsung mempraktekkan ilmu yang telah mereka dapat selama workshop kali ini. Seperti menulis artikel sesuai kaidah SEO pada laman website mereka masing – masing.

Adapun daftar peserta LPM yang mengikuti kegiatan Workshop kali ini adalah :

1. LPM DIMENSI

2. LPM GAJAH MADA

3. LPM AKSARA

4. LPM BHANU TIRTA

5. LPM LAUN

6. LPM FREEDOM

7. LPM SKETSA

8. LPM GALERI

(yns/iaf)



Post a Comment

Lebih baru Lebih lama