sumber foto: malangtimes.com

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Sekolah Intensif Pemuda dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Anti Korupsi pada 1-3 Oktober 2021 yang bertempat di Ibis Styles Malang Hotel. 

Acara ini diikuti oleh 27 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur yang merupakan hasil seleksi dari 410 orang yang mendaftar. Sebelum kegiatan ini dimulai, mereka diwajibkan mengikuti swab test guna mematuhi protokol kesehatan. 

Acara yang berlangsung selama 3 hari ini dibuka secara langsung oleh Walikota Malang, Drs. H. Sutiaji seraya memberikan apresiasi kepada pihak penyelenggara yang turut serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama memberantas korupsi. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Brigjen Kumbul Kuswidjanto Sudjadi, Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona serta Kepala Bakesbangpol Kota Malang, Dra. Rinawati MM.

Dalam acara ini, para peserta dibekali dengan berbagai pengetahuan mengenai tindak pidana korupsi, cara pencegahan dan pemberantasannya, pembinaan peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi sampai teknik investigasi untuk tindak pidana korupsi. 

Melansir dari laman Radar Malang, Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Brigjen Kumbul Kuswidjanto Sudjadi meminta kepada para peserta agar mampu mendorong dan melaporkan segala tindak pidana korupsi yang terjadi terutama di wilayah Jawa Timur. 

"Di pundak rekan-rekan inilah pengawasan Jawa Timur kami serahkan. Kami tunggu laporannya setelah bimtek ini. Kami tunggu action-nya," ungkapnya. 

Selain di Jawa Timur, Sekolah Intensif Pemuda dan LSM Anti Korupsi ini nantinya juga akan diadakan di Provinsi Kalimantan Tengah, dengan harapan agar masyarakat bisa turut aktif dalam memerangi korupsi di Indonesia. (dls/sn) 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama