LPM Freedom sempat hiatus selama 2 tahun terakhir, namun antusiasme peserta terbilang sangat tinggi. Ketua Pelaksana PJTD 2026, Rizky Yuniz Teresya menyampaikan bahwasanya ada empat materi yang diberikan pada peserta. Diantaranya materi Kejurnalistikan yang disampaikan oleh Anita Reta Kusumawijayanti, M.I.Kom selaku Kaprodi Ilmu Komunikasi UNISBA Blitar, Wacana Persma oleh Reyda Hafiz selaku Sekjen PPMI DK Tulungagung, Podcast oleh Adinda Aulia Karisma selaku host podcast UNISBA Blitar, serta materi Fotografi dan Videografi Jurnalistik oleh Qithfirul Aziz.
"Melalui PJTD ini, peserta seharusnya menjadi lebih peka akan Kode Etik Jumalistik (KEJ). Sehingga mereka dapat menerapkan dan mempraktikkannya di LPM masing-masing sesuai peminatan dan standar yang ada," tegas Rizky saat ditemui selepas acara.
Demikian Laili Neni Susanti selaku Pimpinan Umum LPM Freedom 2025/2026 mengungkapkan alasan utama agar PJTD tetap eksis tiap tahunnya. la ingin menjadikan anggota magang menjadi anggota tetap LPM Freedom, sehingga roda organisasi dapat berjalan serta skill yang terus upgrade. Peserta menjadi lebih paham akan tugas-tugas LPM utamanya di bidang kepenulisan berita, podcast, hingga fotografi dan videografi.
Lebih lanjut, Neni berharap agar anggota baru yang telah dilantik dapat berkontibusi aktif melalui karya, aspirasi, maupun kritik yang membangun demi keberlangsungan organisasi agar terus berjalan dengan baik.
"Diharapkan semua anggota untuk lebih aktif dalam mengikuti setiap kegiatan rutin dan memberikan kontribusi kepada LPM Freedom berupa karya tulisan maupun podcast," pungkasnya. (BM/TE)



Posting Komentar